Sabtu, 16 Maret 2013

Psikoterapi


Psikoterapi
Psikoterapi atau “psyche” yang merupakan jiwa, dan “therapy” yang artinya mengobati atau merawat. Dapat diartikan bahwa psikoterapi adalah suatu interaksi sistematis antara pasien dengan terapis yang menggunakan metode psikologi untuk membantu menghasilkan perubahan dalam tingkah laku, pikiran, dan perasaan pasien supaya membantunya mengatasi tingkah laku abnormal dan memecahkan masalah-masalah dalam hidup, dalam Yustinus semiun ( kesehatan mental 2006)
Tujuan dari psikoterapi ini guna untuk perubahan psikologis individu tersebut untuk menjadi pribadi yang positif atau optimal, mengurangi tekanan emosional, mengembangkan potensi, mengubah kebiasa’an yang kurang baik atau abnormal, dan untuk memperoleh pengetahuan tentang diri mengubah kondisi fisik.
Unsur-unsur psikoterapi sendiri terdapat parameter  yaitu peran sosial, hubungan, hak, retrospeksi, re-edukasi, rehabilitasi, resosialisasi, dan rekapitulasi, menurut Residen dalam psikiatri (2007).
Perbedaan psikoterapi dengan konseling, menurut Brammer dan Shostrom 1977, konseling ditandai dengan adanya terminology educational, vocaltional, supportive, sivuasional, problem solving, conscious, awareness. Sedangkan psikoterapi terdapat supportive dalam keadaan krisis, reconstructive, dept emphasis. Sedangkan menurut Thompson dan Rudolph 1983:
Konseling
Psikoterapi
Klien
Pasien
Gangguannya kurang serius
Gangguan yang serius
Berhubungan dengan jabatan dan pendidikan
Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
Berhubungan dengan pencegahan
Berhubungan dengan penyembuhan
Lingkungan, pendidikan dan metodis
Lingkungan dan medis
Kesadaran
Ketidaksadaran
Metode pendidikan
Metode penyembuhan
            Pendekatan psikoterapi terhadap mental illness serupa dengan psikoanalisis dengan melakukan komunikasi antar kedua individu dank lien dan pakar terapi. Klien didorong untuk mengungkapkan rasa takut, emosi, dan pengalamannya, secara bebas tanpa rasa takut untuk dicemooh, dicela, dengan penuh simpati dan mencoba untuk menangani masalahnya.
Bentuk utama psikoterapi berdasarkan metodis Wolberg ialah penyembuhan supportive dengan bimbingan mengubah lingkungan, penyaluran arah dan minat, penebalan perasaan, penyembuhan inspirasi berkelompok. Penyembuhannya sendiri ada dua criteria yaitu reedukatif yaitu dengan melakukan penyesuaian, perubahan atau modifikasi, sasaran atau tujuan hiudp, menghidupkan kembali potensi. Sedangkan penyembuhan rekonstruktif dengan menimbulkan pemahaman terhadap konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur karakter dan untuk perluasan pertumbuhan kepribadi dengan mengembangkan potensi, (dalam Gunarsa,D. 1992)