Minggu, 06 Oktober 2013

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Sistem Informasi Psikologi yap ini adalah tugas pada minggu pertama. 
      Sedikit demi sedikit akan saya jelaskan pengertian mengenai sistem informasi psikologi. Pertama-tama kita bahas terlebih dahulu apa itu informasi.  
     Informasi menurut Zulkifli Amsyah (2005) merupakan  data yang sudah diolah kedalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan pemakaian informasi tersebut. Informasi yang dibentuk atau diolah tentunya memiliki arti dan bermanfaat bagi manusia yang menerimanya. Misalnya saja berita-berita yang ditayangkan di televisi. Baik berita tentang keadaan suatu negara maupun kekerasan yang terjadi disekitar kita. 
       Kemudian mengenai sistem, sistem merupakan suatu kesatuan dari berbagai macam bentuk yang berhubungan satu dengan lainnya, dimana sistem tersebut berfungsi sebagai jalan menuju sebuah tujuan. Seperti yang dijelaskan oleh Eriyanto (2004) dimana sistem merupakan satu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan dan berusaha dalam mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks. 
        Lanjut ke pengertian yang terakhir yaitu Psikologi, untuk mahasiswa jurusan psikologi sudah tentu tahu dong apa itu psikologi. Menurut Prof. Heru Basuki (2008) psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku sebagai manifestasi dari kesadaran proses mental aktifitas motorik, kognitif, dan emosional.
"Lalu apa arti dari sistem informasi osikologi itu sendiri???"
      Menurut Kusrini & Andri kaniyo (2007) sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi berguna dalam pengambilan keputusan.
Jadi sistem informasi psikologi ini merupakan sebuah sistem yang berisikan informasi-informasi yang berpengaruh atau bermanfaat pada setiap yang membutuhkannya tentunya yang berkaitan dengan psikologi. Misalnya saja yaitu sebuah tes-tes psikologi yang ada di sekitar kita yang semakin berkembang semakin modern.
       Cukup sekian sekilas penjelasan mengenai pengertian sistem informasi psikologi. Apabila terdapat kata-kata atau penjelasan yang kurang tepat mohon maaf, dan semoga bermanfaat. Terimakasih :) .

Sumber :
Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. (Google Book)
Basuki, A.M.H. (2008). Psikologi Umum. Depok : Universitas Gunadarma.
Eriyanto. (2004). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Bogor: Grasindo. (Google Book)
Kusrini & Kaniyo, A. (2007). Tuntunan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta: Penerbit Andi. (Google Book)

 

Sabtu, 16 Maret 2013

Psikoterapi


Psikoterapi
Psikoterapi atau “psyche” yang merupakan jiwa, dan “therapy” yang artinya mengobati atau merawat. Dapat diartikan bahwa psikoterapi adalah suatu interaksi sistematis antara pasien dengan terapis yang menggunakan metode psikologi untuk membantu menghasilkan perubahan dalam tingkah laku, pikiran, dan perasaan pasien supaya membantunya mengatasi tingkah laku abnormal dan memecahkan masalah-masalah dalam hidup, dalam Yustinus semiun ( kesehatan mental 2006)
Tujuan dari psikoterapi ini guna untuk perubahan psikologis individu tersebut untuk menjadi pribadi yang positif atau optimal, mengurangi tekanan emosional, mengembangkan potensi, mengubah kebiasa’an yang kurang baik atau abnormal, dan untuk memperoleh pengetahuan tentang diri mengubah kondisi fisik.
Unsur-unsur psikoterapi sendiri terdapat parameter  yaitu peran sosial, hubungan, hak, retrospeksi, re-edukasi, rehabilitasi, resosialisasi, dan rekapitulasi, menurut Residen dalam psikiatri (2007).
Perbedaan psikoterapi dengan konseling, menurut Brammer dan Shostrom 1977, konseling ditandai dengan adanya terminology educational, vocaltional, supportive, sivuasional, problem solving, conscious, awareness. Sedangkan psikoterapi terdapat supportive dalam keadaan krisis, reconstructive, dept emphasis. Sedangkan menurut Thompson dan Rudolph 1983:
Konseling
Psikoterapi
Klien
Pasien
Gangguannya kurang serius
Gangguan yang serius
Berhubungan dengan jabatan dan pendidikan
Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
Berhubungan dengan pencegahan
Berhubungan dengan penyembuhan
Lingkungan, pendidikan dan metodis
Lingkungan dan medis
Kesadaran
Ketidaksadaran
Metode pendidikan
Metode penyembuhan
            Pendekatan psikoterapi terhadap mental illness serupa dengan psikoanalisis dengan melakukan komunikasi antar kedua individu dank lien dan pakar terapi. Klien didorong untuk mengungkapkan rasa takut, emosi, dan pengalamannya, secara bebas tanpa rasa takut untuk dicemooh, dicela, dengan penuh simpati dan mencoba untuk menangani masalahnya.
Bentuk utama psikoterapi berdasarkan metodis Wolberg ialah penyembuhan supportive dengan bimbingan mengubah lingkungan, penyaluran arah dan minat, penebalan perasaan, penyembuhan inspirasi berkelompok. Penyembuhannya sendiri ada dua criteria yaitu reedukatif yaitu dengan melakukan penyesuaian, perubahan atau modifikasi, sasaran atau tujuan hiudp, menghidupkan kembali potensi. Sedangkan penyembuhan rekonstruktif dengan menimbulkan pemahaman terhadap konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur karakter dan untuk perluasan pertumbuhan kepribadi dengan mengembangkan potensi, (dalam Gunarsa,D. 1992)