A. PENGERTIAN
PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Apa
yang dimaksud dengan Budaya ? Mungkin yang ada di bayangan kita budaya itu
merupakan suatu ciri khas dari suatu kumpulan masyarakat yang memiliki
norma-norma, ciri khas, dan berbagai macam keunikan di dalamnya dari zaman.Tetapi
apa itu Psikologi Lintas Budaya??
Psikologi
Lintas Budaya merupakan cabang psikologi yang menaruh perhatian pada pengujian
berbagai kemungkinan batas-batas pengetahuan dengan mempelajari orang-orang
dari berbagai budaya yang berbeda. Psikologi lintas budaya secara luas terkait
akan pemahaman atas apakah kebenaran dan prinsip-prinsip psikologis bersifat
universal ( berlaku bagi semua budaya ) atau khas budaya atau culture specific,
berlaku bagi orang-orang tertentu di budaya-budaya tertentu, ( Matsumoto, 2004 ).
Sedangkan
dalam arti sempit Psikologi lintas budaya berarti melibatkan partisipasi dari
latar belakang cultural yang berbeda dan pengujiannya terhadap kemungkinan
munculnya akan perbedaan antar partisipan itu sendiri. Kesimpulan yang dapat di
tarik yakni Psikologi lintas budaya ialah ilmu psikologi yang memperhatikan
akan faktor-faktor budaya, teori, meode, dan aplikasi.
B. TUJUAN MEMPELAJARI PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Apakah
sebenarnya tujuan dari kita mempelajari psikologi lintas budya ini? Tujuannya
ialah guna mencari apa saja persamaan dan apa saja perbedaan yang ada dalam
fungsi-fungsi individu secara psikologis dalam berbagai macam budaya dan
kelompok etnik. Misalnya saja seperti budaya Indonesia yang menekankan
norma-norma yang ada dalam agama, dan etnik-etnik yang ada pada kelompok
masyarakat adat jawa.
C. HUBUNGAN PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA DENGAN ILMU
LAIN
Ternyata
ada juga hubungan psikologi lintas budaya ini terhadap ilmu lain, berikut
hubungan-hubungannya terhadap ilmu lain :
·
Terhadap Ilmu Antropologi disini
ternyata saling berkaitan, dari segi disiplin yang cenderung fokus pada aspek
yang berbeda dari suatu budaya dan disini yang di cakup ialah insting serta
naluri. Misalnya upacara keagamaan, sistem organisasi, bahasa, kesenian, dan
system cara mereka mempertahankan hidup sampai pada teknologi.
·
Terhadap ilmu sosial lebih kepada akan
kebijakan yang diterima masyarakat berbasis pertanian tradisional akan
kolektifitas yang modern. Misalnya informasi.
·
Terhadap ilmu sosiologi hal ini
menekankan akan kebudayaan lain akan sebuah kelompok dan individu. Misalnya
kontak dagang.
·
Terhadap ilmu psikologi klinis misalnya
konseling dan psikoterapi.
·
Terhadap ilmu politik hal ini sangat
berkaitan karena di dalam sebuah Negara pasti akan memiliki politik, sehingga
adanya budaya politik yang saling bertumpang tindih.
D. ETNOSENTRISME DALAM PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Secara
formal hal ini telah didefinisikan sebagai pandangan akan kelompok dan budaya
sendiri merupakan pusat dari segalanya dan budaya lain akan selalu dibandingkan
dan dinilai sesuai akan standar budaya. Masyarakat yang memiliki pribadi
etnosentris cenderung berasal dari kelompok kelompok masyarakat yang memiliki
banyak keterbatasan pengetahuan, pengalaman, dan komunikasi.
E. PERSAMAAN
DAN PERBEDAAN ANTAR BUDAYA DALAM HAL
BUDAYA MELALUI ENKULTURASI DAN SOSIOLOGI
Apakah
itu ekulturasi? Ekulturasi merupakan proses dimana individu belajar berfikir,
cara bertindakn untuk mencontohkan atau mencerminkan akan kebudayaan
masyarakatnya. Adapun Herkovits menyatakan bahwa sosialisasi menunjukan proses
pengintegrasian individu kedalam sebuiah kelompok social, sedangkan enkulturasi
adalah proses perolehan kompetensi budaya untuk hidup sebagai anggota kelompok.
F. PERSAMAAN
DAN PERBEDAAN ANTAR BUDAYA MELALUI PERKEMBANGAN MORAL
Istilah
moral biasa di gunakan untuk menentukan akan batas suatu perbuatan, kelakuan,
sifat yang benar. Moralpun digunakan sebagai prinsip hidup akan kebenaran dan
kesalahan, kemampuan untuk memahami perbedaan yang salah dan yang benar.
Perkembangan moral merupakan suatu perubahan akan penalaran, perasaan, dan
perilaku yang sesuai dan yang tiak sesuai. Moral di bagi menjadi dua yakni :
·
Hal yang baik dimana segala tingkah laku
yang dikenal pasti akan etika yang baik.
·
Hal yang buruk dimana tingkah laku
tersebut dikenal akan sesuatu yang buruk.
G. PERSAMAAN
PERBEDAAN DALAM PERKEMBANGAN BUDAYA
Budaya
berkembang sesuai dengan kelompok masyarakat ada didalamanya. Dengan
kemajuan-kemajuan yang semakin pesat, terutama kemajuan teknologi, sampai juga
kemajuan dari segala dampak globalisasi. Eksistensi yang mulai menyebar
kesegala penjuru merupakan contoh perubahan atau berkembangnya budaya yang juga
memiliki cirri khas sendiri dalam suatu daerah dari tempat ke tempat. Tetapi
budaya yang semakin maju tersebut tidak merubah sesuatu yang sudah menjadi rasa tau kebiasaan dan apa yang terbentuk
sejak dulu.
H. PERSAMAAN
PERBEDAAN DALAM HAL CONFORMITY, COMPLIANCE, DAN OBIDIENCE
Conformity
social merupakan tingkah laku seorang yang dipengaruhi oleh orang lakin di
dalam kelompok. Caranya pun bervariasi baik secara langsung dan tidak langsung.
Compliance merupakan cara untuk membandingkan bagaiman konformitan dan
compliance, sedangkan obedience secara lintas budaya yang sudah memusatkan
perhatian pada nilai dan patuh sebagi konstruk social dari budaya..
I. PERSAMAAN
PERBEDAAN DALAM NILAI
Didalam budaya
nilai muncul menjadi ciri khas yang cenderung menetap kepada kepribadian dan karakter budaya. Nilai juga
berfungsi sebagai standar yang menunjukan tingkah laku, yang mempengaruhi
individu dalamn memilih atau cara memandang ideology politik dan agama, dapat
menentukan kebenaran atau kesalahan atas individu itu sendiri atau orang lain,
sebagai kajian akan proses perbandingan untuk menentukan individu yhang
bermoral dan kompeten, untuk mempengaruhi orang lain, hingga untuk memotivasi
untuk berada pada saat individu menyesuaikan dari penekanan sebuah kelompok.
Disinilah nilai memiliki kesamaan sebagai tolak ukur dari masyarakat.
J. PERSAMAAN
PERBEDAAN DALAM GENDER
Gender merupakan
hasil dari konstruksi yang berkembang selama mas anak-anak, dan di
sosialisasikan dalam lingkungan di sekitar mereka. Reproduksi dan biologis
membedakan dan mengarahkan pada pembagian kerja yang berbeda terhadap pria dan
wanita di dalam keluarga. Dari perbedaan ini muncul karakteristik psikologis
yang berbeda antar kaum pria dan wanita. Sistem yang dinamis dan saling
berhubungan menjadi umpan balik untukn memperkuat system itu. Akibatnya system
ini bukan suatu unit linier dengan pengaruh yang dapat berlangsung dalam satu
arah yang diperoleh dalam kehidupan.
K. PERSAMAAN
PERBEDAAN DALAM SOSIAL MASYARAKAT
Definisi masyarakat
yaitu setiap klelompok manusia yang telah hidup dan bekerja sama cukup lama
sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai
satu kesatuan social dengan batas yang dirumuskan dengan jelas ( Ralph Linton ), sedangkan menurut Soeejono Soekanto “Orang orang yang
hidup bersama, dan menghasilkan sebuah budaya.”. Dapat di simpulkan bahwa ada
empat unsur yang mesti terdapat didalam masyarakat, seperti manusia yang hidup
bersama, melakukan interaksi social dalam waktu yang cukup lama, mempunyai
kesadaran satu kesatuan, dan mereka merupakan suatu system hidup bersama yang
menghasilkan kebudayaan.
L. PERSAMAAN PERBEDAAN DALAM SOSIAL
KOGNITIF
Kognitif
berkaitan dengan komunikasi dalam bidang kesehatan. Alasannya karena teori
tersebut berkaitan dengan kognitif, aspek emosi dan aspek kelakuan utnuk
pemahaman dari isi ilmu prilaku, dan teori social kognitif memberikan jalan
utnuk penelitian prilaku yang baru dalam pendidikan kesehatan. Sosial kognitif
menetapkan kerangka untuk pemahaman, prediksi dan tanggung jawab dari prilaku
manusia. Ada berbagai hal yang berhuungan dengan keberadaan factor dalam
pengaruhnya terhadap lintas budaya, seperti kecerdasan, genetic epistemology,
cara berfikir dalam pendekatan kecerdasan umum, contextualized cognition atau
pengamatan kontekstual.
M. PERSAMAAN PERBEDAAN DALAM HAL
INDIVIDUAL KOLEKTIVITAS
Disini
budaya menekankan nilai diri kolektif dengan cirri perasaan akan keterkaitan
antar manusia satu sama lainnya, bahkan antar diri sebagai mikro kosmos dengan
lingkungan di luar dirinya sebagai makro kosmos. Nilai keberhasilan dan harga
diri adalah individu mampu memenuhi kebutuhan komunitas dan menjadi bagian
penting dalam hubungan dengan komunikasi. Dalam budaya diri kolektif ini,
informasi mengenai diri terpenting ialah aspek-aspek diri dalam hubungan.
Sumber :
http://abdiplizz.wordpress.com/2011/04/19/perkembangan-moral/
27/09/2011
http://orthevie.wordpress.com/2010/05/29/teori-perkembangan-moral-menurut-kohlberg/
27/09/2011
http://luwpolkadot.wordpress.com